QJQ Gaming ID

Update Seputar Berita Tentang Game Indonesia

Kenapa Banyak Player Stuck di Legend? Ini Penyebab dan Solusinya

Player Mobile Legends terlihat frustrasi di layar rank Legend

Banyak player MLBB terjebak di rank Legend. Artikel ini membahas penyebab utama player stuck di Legend dan solusi praktis agar bisa naik ke Mythic secara konsisten.

Rank Legend sering disebut sebagai “kuburan player MLBB”. Tidak peduli seberapa jago kamu merasa, banyak pemain mentok lama di sini—win satu, lose dua, naik turun bintang tanpa progres jelas. Bahkan pemain yang sudah paham mekanik dasar pun bisa terjebak berbulan-bulan.

Masalahnya bukan sekadar “tim jelek”. Rank Legend punya karakteristik unik yang membuat banyak player gagal naik ke Mythic. Artikel ini akan membahas penyebab paling umum player stuck di Legend dan solusi praktis yang benar-benar bisa diterapkan, bukan sekadar teori.


1. Penyebab Utama: Skill Sudah Cukup, Tapi Tidak Konsisten

Mayoritas player Legend sebenarnya sudah cukup skill-wise, tapi:

  • performa naik turun
  • kadang main bagus, kadang auto-pilot
  • mudah tilt setelah kalah

Di rank ini, konsistensi lebih penting daripada mekanik flashy. Satu game throw karena emosi bisa menghapus progres 2–3 game sebelumnya.

Solusi:

  • main saat kondisi fokus (bukan capek atau emosi)
  • batasi rank game per sesi (2–4 match)
  • stop main setelah lose streak

2. Terlalu Banyak Hero, Tidak Ada “Hero Andalan”

Banyak player Legend merasa bangga bisa main banyak hero, tapi hasilnya:

  • tidak benar-benar expert di satu role
  • decision making setengah-setengah
  • salah timing dan positioning

Rank Legend bukan tempat eksperimen semua hero.

Solusi:

  • fokus 1 role utama
  • kuasai 2–3 hero meta atau comfort
  • pahami matchup hero tersebut (lawan & kawan)

Player Mythic biasanya bukan yang paling banyak hero, tapi yang paling paham hero-nya sendiri.


3. Salah Kaprah soal “Harus Savage Biar Menang”

Banyak player Legend mengejar kill dan savage, tapi lupa objective. Akibatnya:

  • kill banyak tapi turret kalah
  • teamfight menang tapi tidak push
  • late game kalah karena map control buruk

MLBB dimenangkan oleh objective, bukan KDA.

Solusi:

  • prioritaskan turret, turtle, dan lord
  • habis teamfight, langsung push
  • jangan farming jungle sendiri saat tim butuh pressure

Naik rank itu soal keputusan, bukan statistik cantik.


4. Drafting dan Komposisi Tim yang Asal-Asalan

Di Legend, masih sering terjadi:

  • 3 marksman
  • tidak ada roamer
  • tidak ada hero CC
  • semua pick hero damage

Padahal, draft buruk sudah kalah sebelum game mulai.

Solusi:

  • fleksibel role (minimal bisa 2 role)
  • pahami fungsi tiap role, bukan cuma damage
  • kalau tim tidak ada roamer, berani isi walau bukan favorit

Kadang, pick “tidak keren” justru yang bikin win.


5. Map Awareness Lemah dan Kurang Rotasi

Banyak player Legend fokus di lane sendiri dan lupa map:

  • tidak lihat musuh missing
  • tidak bantu turtle fight
  • terlambat join teamfight

Ini bikin snowball musuh semakin cepat.

Solusi:

  • biasakan lihat minimap tiap beberapa detik
  • hafalkan timing turtle dan lord
  • rotasi setelah clear wave, jangan diam di lane

Naik rank itu soal membaca game, bukan cuma mekanik tangan.


6. Terlalu Sering Menyalahkan Tim

Ini mental block paling berbahaya.

  • kalah = tim noob
  • mati = tidak di-cover
  • lose streak = matchmaking jelek

Kalau semua salah tim, tidak ada ruang untuk improve.

Solusi:

  • evaluasi: apa yang bisa kamu lakukan lebih baik?
  • fokus impact kamu, bukan kesalahan orang lain
  • terima bahwa 100% win itu mustahil

Player yang naik rank adalah player yang adaptif, bukan yang paling banyak komplain.


7. Build dan Emblem Tidak Disesuaikan dengan Game

Masih banyak player Legend:

  • pakai build default tanpa lihat lawan
  • tidak adjust item defense
  • salah emblem untuk role

Ini bikin hero kamu tidak optimal.

Solusi:

  • pahami core item vs situational item
  • sesuaikan build dengan kondisi game
  • pahami fungsi emblem, bukan asal pilih

Sedikit penyesuaian build bisa mengubah hasil teamfight.


8. Bermain Solo Tanpa Mengubah Gaya Main

Main solo di Legend itu berat. Kalau kamu main solo tapi pakai gaya main “nunggu tim”, hasilnya sering kalah.

Solusi:

  • pilih hero yang bisa impact sendiri
  • jangan terlalu bergantung pada follow-up tim
  • ambil keputusan aman dan objektif

Kalau main solo, mainlah seperti solo—bukan seperti full party.


9. Rank Legend Itu Ujian Mental, Bukan Skill Saja

Banyak player Mythic bilang:

“Legend itu bukan susah di mekanik, tapi susah di mental.”

Di sini kamu diuji:

  • sabar
  • konsisten
  • tidak ego
  • fokus objective

Kalau mental kamu naik, rank akan ikut naik.


Checklist Singkat Biar Nggak Stuck di Legend

Sebelum main, pastikan:

  • fokus dan tidak emosi
  • pakai hero andalan
  • paham role dan objective
  • siap fleksibel di draft
  • berhenti main kalau sudah tilt

Kesimpulan

Banyak player stuck di Legend bukan karena tidak jago, tapi karena kurang konsisten, salah mindset, dan decision making yang belum matang. Rank ini menuntut pemahaman game, kontrol emosi, dan kemampuan beradaptasi—bukan sekadar mekanik atau kill banyak.

Dengan fokus pada satu role, memperbaiki map awareness, bermain objective-oriented, dan membangun mental yang stabil, naik dari Legend ke Mythic bukan hal mustahil—tapi proses yang realistis dan terukur.

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *